Terlalu
lama sudah dia jauh dariku
Dibandara
ketika itu
Adalah
yang terakhir kali kami bertemu
Pintu
pesawat yang ia masuki
Menjadi
gerbang pemisah antara aku dan dia
Terdengar
suara menderu meninggalkan bandara
Tersadar
separuh dari jiwaku
Juga
Pergi meninggalkan ku bersama suara itu
Untuk
sementara waktu
Aku
terdiam memandangi pesawat itu
Meninggalkan
aku dan terus menjauh
Sampai
tak kulihat lagi
Aku
hanya mampu meneteskan air mata
Berharap
secepatnya dia kembali
Namun seminggu setelah kepergiannya
Terputus
semua komunikasi antara aku dan dia
Apapun
tentang dia kini tak terdengar lagi
Firasat
hati ini pun semangkin tak menentu
Membayangkan
hal buruk terjadi padanya
Haruskah
aku melangkahkan kakiku
Menemui
dia yang ku tak tau dimana
Ataukah
aku hanya bisa berdiam disini
Menunggunya
kembali menemuiku
Itu
adalah dua hal
Yang
takkan pernah bisa
Untuk
ku lakukan
Inikah
takdir yang harus ku lalui
Takdir
yang menginginkan kita berpisah
Takdir
yang tak bisa kulawan
Takdir
yang menjadi akhir dari kisah
Antara
aku dan dia
Aku
hanya ingin dia tahu
Aku
disini masih menunggunya
Mengharapkan
dia kembali
Kembali
bersamaku lagi
No comments:
Post a Comment