@ahmgokiels
Karya Tangan
text
tak hanya aku yang aku tulis
tak hanya kamu yang kamu baca
tak hanya kamu yang kamu baca
26 March 2015
22 September 2014
Kenyataan
Aku pernah menjadikanmu
Sebagai warna yang hadir setelah hujan
menghiasiku dalam hitam putih hidupku
Membuatku menikmati indahnya warna-warni kehidupan
Aku pernah berharap padamu
Untuk menjadi teman hidupku
Menemaniku dikala fajar datang setelah malam
Dan menungguku dikala senja mengakhiri siang
Namun aku tlah tersadarkan oleh waktu
Dibangunkan oleh perasaan
Dan ditertawakan oleh harapan
Aku sekedar gelas kaca di pertokoan
hanya telapak tanganmu saja yang kurindukan
kau terlalu jauh bahkan sangat jauh
aku adalah air di lautan
kamu adalah puncak di pegunungan
dan mentari adalah cintanya
lalu malam adalah waktuku
aku menunggu mentari mengangkat aku menujumu
namun siang takkan pernah kembali
sampai akhirnya aku menyelam ke dasar lautan
karena aku tak ingin lagi harapan menertawakanku
02 May 2014
Bukan Untukku
Masih saja tak sama
Meski beribu kali ku pandang dirinya
Ada saja sesuatu yg berbeda
Berbeda dari wanita yang pernah ku temui
Sesuatu yang tak kan pernah ku mengrti
Sama seperti ketika ku dengar suaranya
Kata-kata sederhana yang terucap dari bibirnya
Mampu membuatku selalu menunggunya
Hanya melihat dan mendengarnya
Cukup hal itu saja
Mampu membuatku merasa indahnya cinta itu
Bagaimana jika aku mampu tuk milikinya
Lengkap sudah hidup yang kan ku jalani
Namun aku hanya bisa memandangnya
Hanya bisa mendengar suaranya
Tanpa bisa memilikinya
Karena dia telah dimiliki
Dimiliki oleh seorang yang lebih dariku
Walau dia indah nan mempesona
Tetap saja dia hanya bisa ku kagumi
Tetap saja dia hanya dia yang tak bisa kumiliki
Dialah wanita terindah yang tercipta bukan untukku
Meski beribu kali ku pandang dirinya
Ada saja sesuatu yg berbeda
Berbeda dari wanita yang pernah ku temui
Sesuatu yang tak kan pernah ku mengrti
Sama seperti ketika ku dengar suaranya
Kata-kata sederhana yang terucap dari bibirnya
Mampu membuatku selalu menunggunya
Hanya melihat dan mendengarnya
Cukup hal itu saja
Mampu membuatku merasa indahnya cinta itu
Bagaimana jika aku mampu tuk milikinya
Lengkap sudah hidup yang kan ku jalani
Namun aku hanya bisa memandangnya
Hanya bisa mendengar suaranya
Tanpa bisa memilikinya
Karena dia telah dimiliki
Dimiliki oleh seorang yang lebih dariku
Walau dia indah nan mempesona
Tetap saja dia hanya bisa ku kagumi
Tetap saja dia hanya dia yang tak bisa kumiliki
Dialah wanita terindah yang tercipta bukan untukku
16 April 2014
Kehilangannya
Melalui media mirc (applikasi sosial
media yang cukup trend waktu itu) aku berkenalan dengan nya. Dia berada dipulau
Jawa sedangkan aku di sini, di Sumatra Utara . jarak yang sangat jauh bagi kami.
Tetapi walau kami berkomunikasi dengan
hanya melalui jaringan telepon. Namun aku dan dia merasa kalau kami sudah sangat
dekat. Semua hal seperti kesedihan, kesenangan, keluahan, pasangan dan apapun itu yang aku dan dia lalui setiap
hari selalu menjadi obrolan kami sebelum memejamkan mata dan terlelap. Aku dan
dia seperti selayaknya seorang adik dan kakak yang terpisah oleh jarak. Dia selalu
mengerti apa yang aku rasakan sebaliknya aku pun juga mengerti apa yang dia
rasakan. Setiap hari candaannya selalu menjadi warna tersendiri dalam
hari-hariku. Bahkan ada suatu ketika dia tiba-tiba menghubungiku sambil
menangis. Dia mengeluh betapa dia tidak sanggup ngejalani hubungan dengan
pacarnya yang saat itu sangat egois. Dia meminta pendapatku tentang ap yang
harus dia lakukan. Aku memberinya nasehat yang sangat sederhana. Hanya dengan nasehat
yang sesederhana itu dapat menghiburnya dan membuatnya ceria kembali.
Namun suatu saat ketika aku
memiliki pasangan disini. Seperti biasa aku menceritakan semua tentang
pasanganku. Dia pun mendukung hubungan kami. Lalu ketika tidak sengaja semu
pesan singkatku ke dia terbaca oleh pasanganku, hal itu memicu terjadinya pertengakaran
antara aku dengan pasanganku. Puncak dari pertengakaran ini adalah aku harus
meninggalkannya,harus menghapus kontaknya, harus menjauhinya. Hal yang paling
membuat aku menyesal bahkan sampai sekarang adalah ketika aku tidak menceritakan
semuanya ke dia tentang pertengkaran aku dengan pasanganku malahan aku
melakukan apa yang di inginkan pasanganku. Masih teringat jelas dalam benakku
ketika dia terus menelponku, mengirimiku pesan singkat walau aku tak pernah
membalasnya. Dan juga masih teringat jelas di dalam pikiranku pesan singkat
terakhir darinya yang memberikan no. ponselnya kepdaku berharap aku mau
memberikan kabar untuknya. Sampai suatu
ketika aku disuruh mengubah no ponselku oleh pasanganku. Yang menyebabkan
hilangnya kontak antara aku dan dia sampai saat ini.
Kini setelah aku sendiri dan
melupakan semua tentang pasangan-pasangan ku yang dulu. Aku kembali teringat
dia. Aku merasa sangat kehilangannya. Sudah kemana-mana aku mencarinya. Semua teman
di akun media sosialnya telah aku tanyai namun tidak ada yang memberikan aku
kejelasan. Aku gak tau harus mencari kemana lagi. Aku benar-benar kehilangannya.
Untuk dia yang
berada di sana
Aku masih akan berusaha
mencarimu
12 March 2014
Terdiam
Diam…
Aku hanya bisa terdiam
Diam saat melihatmu
Diam saat ada di dekatmu
Diamku bukan karena aku ingin
Tetapi hanya karena aku takut
Takutku juga bukan karenamu
Tetapi karena aku takut akan aku
Aku dengan perkatanku
Dan juga Aku dengan perbuatanku
Ada jutaan kata yang ingin ku kau dengar
ribuan rasa yang inginku kau pahami
dan banyak permintaan yang inginku kau penuhi
Juga ada satu jawaban yang sangat ingin ku kau berikan
Jawaban yang akan mengubah hidupku
Dan juga mengubah kita
Namun aku hanya bisa terdiam
Aku terpaku saat bertemu denganmu
Seakan mulut ini terkunci untuk mengucap
Pertanyaan yang terpikirkan terhenti
Terhenti dalam angan ku
Akhirnya hanya rasa sakit yang tersisa
Rasa sakit akan semua pikiran yang terhenti
Rasa sakit akan perasaan yang tak tersampaikan
05 March 2014
Arti dirinya
Seperti mentari
Dia mampu menghangatkan
hatiku
Yang sedang dingin
membeku
Seperti pelangi
Dia mampu mewarnai
hari-hariku
Yang sedang hitam tak
berwarna
Seperti angin
Dia mampu menyejukkan batinku
Yang sedang terbakar akan sesuatu
Seperti air
Dia mampu mencairkan aku
Yang sedang marah akan
sesuatu
Seperti bintang
Dia mampu memberikan cahaya
Di saat aku terjebak dalam kegelapan
Seperti tanah
Dia mampu memberikan pijakan
Di saat aku sedang lemah tak berdaya
Seperti api
Dia mampu memanaskan aku
Saat aku lihat dia bersama yng yang lain
Sebuah kata cinta takkan mampu
Menjelaskan arti dirinya di hidupku
Sebuah kata sayang takkan cukup
Untuk ku berikan kepadanya
Dia
Lebih indah dari sinar fajar dipagi hari
Lebih indah dari seluruh bunga yang pernah kulihat
Lebih indah dari pelangi yang hadir setelah hujan
Lebih indah dari hijaunya hutan yg terlihat dari ketinggian
Ku ingin memilikinya lebih lama dari siapapun
Ku ingin memeluknya lebih erat dari siapapun
Ku ingin mencumbunya lebih lembut dari siapapun
Ku ingin dia mencintaiku lebih dari siapapun
KEPERGIANMU
Terlalu
lama sudah dia jauh dariku
Dibandara
ketika itu
Adalah
yang terakhir kali kami bertemu
Pintu
pesawat yang ia masuki
Menjadi
gerbang pemisah antara aku dan dia
Terdengar
suara menderu meninggalkan bandara
Tersadar
separuh dari jiwaku
Juga
Pergi meninggalkan ku bersama suara itu
Untuk
sementara waktu
Aku
terdiam memandangi pesawat itu
Meninggalkan
aku dan terus menjauh
Sampai
tak kulihat lagi
Aku
hanya mampu meneteskan air mata
Berharap
secepatnya dia kembali
Namun seminggu setelah kepergiannya
Terputus
semua komunikasi antara aku dan dia
Apapun
tentang dia kini tak terdengar lagi
Firasat
hati ini pun semangkin tak menentu
Membayangkan
hal buruk terjadi padanya
Haruskah
aku melangkahkan kakiku
Menemui
dia yang ku tak tau dimana
Ataukah
aku hanya bisa berdiam disini
Menunggunya
kembali menemuiku
Itu
adalah dua hal
Yang
takkan pernah bisa
Untuk
ku lakukan
Inikah
takdir yang harus ku lalui
Takdir
yang menginginkan kita berpisah
Takdir
yang tak bisa kulawan
Takdir
yang menjadi akhir dari kisah
Antara
aku dan dia
Aku
hanya ingin dia tahu
Aku
disini masih menunggunya
Mengharapkan
dia kembali
Kembali
bersamaku lagi
Subscribe to:
Posts (Atom)