hujan di sore ini
mengingatkan ku akan kejadian waktu itu
ketika aku membuka dan membaca surat yang
kau berikan
surat yang ku tak tau mengapa ada
ditanganku
saat ku cermati makna dari isi surat itu
tiba-tiba saja menetes air mataku menyatu
dengan hujan
selesai adalah kata yang memaknai surat
itu
selesai yang berarti hubungan kita
selesai sampai disitu
kata yang tak pernah kuinginkan kau
ucapkan
terjatuh secarik kertas dari genggaman
tanganku
terluka hati ini, terkikis jiwa ini
mengingat betapa aku mencintaimu
untuk menjadi yang pertama dan terakhir dalam
hidupku
kutarik nafas panjang
kucoba mengosongkan pikiranku
tetapi indah senyuman yang menghiasi
wajahmu
tak pernah mungkin hilang dari pikiranku
kau tau aku sangat menyayangimu
sudah kucoba untuk tidak mengingatmu
untuk melupakan dirimu yang pernah hadir
di hidupku
tapi aku tak bisa, aku tak mampu
aku tak mungkin untuk melakukannya
karena kamu selalu hadir menemaniku dalam
bayangan ku
ketika aku sendiri, tertekan, dan
kesepian
seakan hati ini lah yang tak ingin jauh
darimu
kini walaupun aku telah bisa berada ada
di dekatmu
bisa mengetahui keadaanmu setiap waktu
tapi kamu takkan mungkin bisa kumiliki
lagi
kau telah bahagia bersama cintanya
aku tak ingin menghancurkan kebahagiaanmu
itu
aku hanya bisa sendiri, bersedih
aku mernungi takdir ini, takdir yang tak
menginginkan kita bersatu
takdir yang menginginkan aku untuk tidak
bersamamu
aku bersedih bukan karena melihat mu
bahagia denganya
tetapi karena bukan aku yag menghadirkan kebahagiaan
itu
dan aku yang tak bisa menggantikan
posisinya untuk mu
maaf adalah kata yang pantas kuucapkan
untukmu
karena sekian lama aku menyimpan cinta
ini
dan aku kembali datang dihidupmu yang
telah bahagia bersamanya
mengharapkan cintamu
walau ku tahu harapan itu sudah tidak
mungkin ada lagi
bersama sepucuk surat yang kau berikan
padaku waktu itu
tapi aku ingin selamanya mencintai mu
aku ingin selamanya merasakan cinta ini
izinkan aku untuk terus menyimpanya
akan kujaga sampai takdir menjemputku
karena aku mencintai kamu bahkan sangat
mencintai dirimu
dari dulu, sekarang, besok dan mungkin
akan selamanya
aku tidak tahu itu kenapa
tersadar bukan aku yang memilihmu
bukan aku yang memilih untuk mencintaimu
tapi hati ini bersedia sakit karenamu
untuk membahagiakanmu, untuk mencintaimu
menjadi sahabatmu bukan hal yang
kuinginkan
tapi aku bisa mngurangi kerinduanku yang
tak berujung
No comments:
Post a Comment