text

tak hanya aku yang aku tulis
tak hanya kamu yang kamu baca

16 April 2014

Kehilangannya



Melalui media mirc (applikasi sosial media yang cukup trend waktu itu) aku berkenalan dengan nya. Dia berada dipulau Jawa sedangkan aku di sini, di Sumatra Utara . jarak yang sangat jauh bagi kami.  Tetapi walau kami berkomunikasi dengan hanya melalui jaringan telepon. Namun aku dan dia merasa kalau kami sudah sangat dekat. Semua hal seperti kesedihan, kesenangan, keluahan, pasangan  dan apapun itu yang aku dan dia lalui setiap hari selalu menjadi obrolan kami sebelum memejamkan mata dan terlelap. Aku dan dia seperti selayaknya seorang adik dan kakak yang terpisah oleh jarak. Dia selalu mengerti apa yang aku rasakan sebaliknya aku pun juga mengerti apa yang dia rasakan. Setiap hari candaannya selalu menjadi warna tersendiri dalam hari-hariku. Bahkan ada suatu ketika dia tiba-tiba menghubungiku sambil menangis. Dia mengeluh betapa dia tidak sanggup ngejalani hubungan dengan pacarnya yang saat itu sangat egois. Dia meminta pendapatku tentang ap yang harus dia lakukan. Aku memberinya nasehat yang sangat sederhana. Hanya dengan nasehat yang sesederhana itu dapat menghiburnya dan membuatnya ceria kembali.
Namun suatu saat ketika aku memiliki pasangan disini. Seperti biasa aku menceritakan semua tentang pasanganku. Dia pun mendukung hubungan kami. Lalu ketika tidak sengaja semu pesan singkatku ke dia terbaca oleh pasanganku, hal itu memicu terjadinya pertengakaran antara aku dengan pasanganku. Puncak dari pertengakaran ini adalah aku harus meninggalkannya,harus menghapus kontaknya, harus menjauhinya. Hal yang paling membuat aku menyesal bahkan sampai sekarang adalah ketika aku tidak menceritakan semuanya ke dia tentang pertengkaran aku dengan pasanganku malahan aku melakukan apa yang di inginkan pasanganku. Masih teringat jelas dalam benakku ketika dia terus menelponku, mengirimiku pesan singkat walau aku tak pernah membalasnya. Dan juga masih teringat jelas di dalam pikiranku pesan singkat terakhir darinya yang memberikan no. ponselnya kepdaku berharap aku mau memberikan kabar untuknya.  Sampai suatu ketika aku disuruh mengubah no ponselku oleh pasanganku. Yang menyebabkan hilangnya kontak antara aku dan dia sampai saat ini.
Kini setelah aku sendiri dan melupakan semua tentang pasangan-pasangan ku yang dulu. Aku kembali teringat dia. Aku merasa sangat kehilangannya. Sudah kemana-mana aku mencarinya. Semua teman di akun media sosialnya telah aku tanyai namun tidak ada yang memberikan aku kejelasan. Aku gak tau harus mencari kemana lagi. Aku benar-benar kehilangannya.


Untuk dia yang berada di sana

Aku masih akan berusaha mencarimu

No comments:

Post a Comment