Melalui media mirc (applikasi sosial
media yang cukup trend waktu itu) aku berkenalan dengan nya. Dia berada dipulau
Jawa sedangkan aku di sini, di Sumatra Utara . jarak yang sangat jauh bagi kami.
Tetapi walau kami berkomunikasi dengan
hanya melalui jaringan telepon. Namun aku dan dia merasa kalau kami sudah sangat
dekat. Semua hal seperti kesedihan, kesenangan, keluahan, pasangan dan apapun itu yang aku dan dia lalui setiap
hari selalu menjadi obrolan kami sebelum memejamkan mata dan terlelap. Aku dan
dia seperti selayaknya seorang adik dan kakak yang terpisah oleh jarak. Dia selalu
mengerti apa yang aku rasakan sebaliknya aku pun juga mengerti apa yang dia
rasakan. Setiap hari candaannya selalu menjadi warna tersendiri dalam
hari-hariku. Bahkan ada suatu ketika dia tiba-tiba menghubungiku sambil
menangis. Dia mengeluh betapa dia tidak sanggup ngejalani hubungan dengan
pacarnya yang saat itu sangat egois. Dia meminta pendapatku tentang ap yang
harus dia lakukan. Aku memberinya nasehat yang sangat sederhana. Hanya dengan nasehat
yang sesederhana itu dapat menghiburnya dan membuatnya ceria kembali.
Namun suatu saat ketika aku
memiliki pasangan disini. Seperti biasa aku menceritakan semua tentang
pasanganku. Dia pun mendukung hubungan kami. Lalu ketika tidak sengaja semu
pesan singkatku ke dia terbaca oleh pasanganku, hal itu memicu terjadinya pertengakaran
antara aku dengan pasanganku. Puncak dari pertengakaran ini adalah aku harus
meninggalkannya,harus menghapus kontaknya, harus menjauhinya. Hal yang paling
membuat aku menyesal bahkan sampai sekarang adalah ketika aku tidak menceritakan
semuanya ke dia tentang pertengkaran aku dengan pasanganku malahan aku
melakukan apa yang di inginkan pasanganku. Masih teringat jelas dalam benakku
ketika dia terus menelponku, mengirimiku pesan singkat walau aku tak pernah
membalasnya. Dan juga masih teringat jelas di dalam pikiranku pesan singkat
terakhir darinya yang memberikan no. ponselnya kepdaku berharap aku mau
memberikan kabar untuknya. Sampai suatu
ketika aku disuruh mengubah no ponselku oleh pasanganku. Yang menyebabkan
hilangnya kontak antara aku dan dia sampai saat ini.
Kini setelah aku sendiri dan
melupakan semua tentang pasangan-pasangan ku yang dulu. Aku kembali teringat
dia. Aku merasa sangat kehilangannya. Sudah kemana-mana aku mencarinya. Semua teman
di akun media sosialnya telah aku tanyai namun tidak ada yang memberikan aku
kejelasan. Aku gak tau harus mencari kemana lagi. Aku benar-benar kehilangannya.
Untuk dia yang
berada di sana
Aku masih akan berusaha
mencarimu
No comments:
Post a Comment